WarungKopi

    Penjahat Cyber, Kaya secara Ilegal

    Share

    Cj'88
    WarKop Super DIVA
    WarKop Super DIVA

    Male
    Jumlah posting : 1312
    Age : 28
    Registration date : 31.10.08

    Penjahat Cyber, Kaya secara Ilegal

    Post by Cj'88 on Tue Dec 02, 2008 11:04 am

    Siapa sih yang tak mau kaya? Ada banyak cara untuk menjadi kaya, termasuk dengan memanfaatkan teknologi Internet yang tak kenal batas – waktu, ruang, negara. Namun sebaiknya jangan meniru para penjahat cyber. Mereka memang dengan cepat dan mudah menjadi kaya, tetapi tindakannya melawan hukum.

    Faktanya, memang kian banyak penjahat cyber yang memperkaya diri dengan cara tak halal. “Jutaan dollar bisa ditangguk dengan mudah oleh para kriminal cyber. Mereka, seperti hacker, kini tidak lagi mencari ketenaran, tetapi cari uang ,” kata Darric Hor (General Manager Singapore/Indonesia, Symantec Singapore Pte Ltd) yang mengutipkan data laporan Symantec bertajuk Report on the Underground Economy.

    “Tool-tool jahat dapat digunakan untuk mencuri informasi yang bersifat rahasia. Perangkat penyerang, spam dan phishing, kode-kode jahat dan eksploitasi tersedia di dunia bawah tanah,” ucap Darric. Ia mengatakan, perangkat-perangkat penyerang itu banyak diminati dan harganya paling tinggi.

    Dalam laporan Symantec disebutkan, transaksi barang curian dan layanan yang terkait dengan penipuan marak dilakukan di Internet. Menurut data yang dikumpulkan dari server-server bawah tanah antara 1 Juli 2008 dan 30 Juni 2008, nilai barang (curian) yang diiklankan di pasar global tersebut lebih dari US$ 276 juta. Bahkan nilai barang curian yang ditawarkan oleh pedagang perseorangan bisa mencapai jutaan dollar AS.

    Yang mengejutkan, 12% dari server yang menampung perdagangan barang curian ini berada di Asia Pasifik dan Jepang. Server-server tersebut pun tak pernah berumur panjang – mungkin untuk menghilangkan jejak kejahatan yang terjadi di sana. Rata-rata berusia sekitar 10 hari, sebelum akhirnya ditinggalkan oleh ‘penyewanya’ atau ditutup oleh pemilik jaringan.

    Informasi kartu kredit adalah yang paling banyak diiklankan (31%) dengan potensi nilai total US$ 5,3 miliar. Informasi kartu kredit curian ini diperdagangkan dengan harga US$ 0,1 – US$ 25 per kartunya. Ini tidak mengherankan mengingat kian banyak yang menyukai cara pembayaran online yang tidak membebankan biaya tambahan tersebut.

    Untuk pasar ritel, software adalah yang paling banyak diperdagangkan dengan nilai total US$ 83,4 juta. Iklan tentang game-game komputer muncul paling sering di server-server bawah tanah tersebut. Hadirnya rilis baru sebuah software juga meningkatkan lalu-lintas perdagangan. Nilai untuk software multimedia misalnya, mencapai US$ 53 juta.

    Lalu apa yang dapat dilakukan konsumen? Ya, tidak ikut berpartisipasi dalam perdagangan bawah tanah yang ilegal tersebut. “Juga jangan menyimpan informasi rekening bank online dengan mengaktifkan fitur remember me di Web browser,” kata Darric.

    Agar informasi rahasia Anda tidak dimanfaatkan oleh para penjahat cyber, Darric menyarankan Anda untuk menggunakan filter e-mail yang dapat membantu memblokir pesan-pesan palsu, memasang antivirus, firewall dan tool anti-phishing, serta membatasi penyimpanan jumlah informasi pribadi yang sifatnya sensitif di komputer. Password yang baik, bukan yang sederhana, harus dipakai dan juga diubah secara teratur.

      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 7:32 pm