WarungKopi

    Ibuku hanya Memiliki satu Mata

    Share

    syx_69boyz
    WarungKopi Maniac
    WarungKopi Maniac

    Male
    Jumlah posting : 204
    Age : 28
    Lokasi : Medan
    Registration date : 20.09.08

    Ibuku hanya Memiliki satu Mata

    Post by syx_69boyz on Sat Oct 11, 2008 8:12 pm

    Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya sungguh memalukan. Ia
    menjadi juru masak di sekolah, untuk membiayai keluarga. Suatu hari ketika
    aku masih SD, ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia lakukan ini? Aku
    memandangnya dengan penuh kebencian dan melarikan. Keesokan harinya di
    sekolah
    "Ibumu hanya punya satu mata?!?!" Ieeeeee, jerit seorang temanku. Aku
    berharap ibuku lenyap dari muka bumi. Ujarku pada ibu, "Bu. Mengapa Ibu
    tidak punya satu mata lainnya? Kalau Ibu hanya ingin membuatku ditertawakan, lebih baik Ibu mati saja!!!"
    Ibuku tidak menyahut. Aku merasa agak tidak enak, tapi pada saat yang bersamaan, lega rasanya sudah mengungkapkan apa yang ingin sekali kukatakan selama ini. Mungkin
    karena Ibu tidak menghukumku, tapi aku tak berpikir sama sekali
    bahwaperasaannya sangat terluka karenaku.

    Malam itu..
    Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku
    sedang menan gis, tanpa suara, seakan-akan ia takut aku akan terbangun karenanya.
    Aku memandangnya sejenak, dan kemudian berlalu. Akibat perkataanku tadi,
    hatiku tertusuk. Walaupun begitu, aku membenci ibuku yang sedang menangis
    dengan satu matanya. Jadi aku berkata pada diriku sendiri bahwa aku akan
    tumbuh dewasa dan menjadi orang yang sukses.

    Kemudian aku belajar dengan tekun. Kutinggalkan ibuku dan pergi ke Singapura untuk menuntut ilmu.
    Lalu aku pun menikah. Aku membeli rumah. Kemudian akupun memiliki anak.

    Kini aku hidup dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai
    tempat tinggalku karena tidak membuatku teringat akan ibuku.
    Kebahagian ini bertambah terus dan terus, ketika..
    Apa?! Siapa ini?! Itu ibuku. Masih dengan satu matanya. Seakan-akan
    langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku berlari ketakutan, ngeri
    melihat mata Ibuku. Kataku, "Siapa kamu?! Aku tak mengenal dirimu!!"
    Untuk membuatnya lebih dramatis, aku berteriak padanya, "Berani-beraninya
    kamu datang ke sini dan menakuti anak-anakku! !" "KELUAR DARI SINI! SEKARANG!!"

    Ibuku hanya menjawab perlahan, "Oh, maaf. Sepertinya saya salah alamat,"
    dan ia pun berlalu. Untung saja ia tidak mengenaliku. Aku sungguh lega.
    Aku tak peduli lagi. Akupun menjadi sangat lega.
    Suatu hari, sepucuk surat undangan reuni sekolah tiba di rumahku di Singapura.
    Aku berbohong pada istriku bahwa aku ada urusan kantor. Akupun pergi kesana .
    Setelah reuni, aku mampir ke gubuk tua, yang dulu aku sebut rumah..
    Hanya ingin tahu saja. Di sana , kutemukan ibuku tergeletak dilantai yang dingin.
    Namun aku tak meneteskan air mata sedikit pun. Ada selembar kertas di tangannya.

    Sepucuk surat untukku.
    "Anakku..Kurasa hidupku sudah cukup panjang.. Dan..aku tidak akan pergi ke Singapura lagi..
    Namun apakah berlebihan jika aku ingin kau menjengukku sesekali? Aku
    sangat merindukanmu. Dan aku sangat gembira ketika tahu kau akan datang
    ke reuni itu. Tapi kuputuskan aku tidak pergi ke sekolah. Demi kau.. Dan
    aku minta maaf karena hanya membuatmu malu dengan satu mataku.
    Kau tahu, ketika kau masih sangat kecil, kau mengalami kecelakaan dan
    kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tak tahan melihatmu
    tumbuh hanya dengan satu mata. Maka aku berikan mataku untukmu.Aku sangat
    bangga padamu yang telah melihat seluruh dunia untukku, di tempatku, dengan mata itu.
    Aku tak pernah marah atas semua kelakuanmu.
    Ketika kau marah padaku.. Aku hanya membatin sendiri, "Itu karena ia
    mencintaiku" Anakku! Oh, anakku!"


    Pesan ini memiliki arti yang mendalam dan disebarkan agar orang ingat
    bahwa kebaikan yang mereka nikmati itu adalah karena kebaikan orang lain
    secara langsung maupun tak langsung. Berhentilah sejenak dan renungi
    hidupAnda!

    Bersyukurlah atas apa yang Anda miliki sekarang dibandingkan apa yang
    tidak dimiliki oleh jutaan orang lain! Luangkan waktu untuk mendoakan
    ibu Anda!

    whats up
    WarKop Super DIVA
    WarKop Super DIVA

    Male
    Jumlah posting : 1496
    Age : 33
    Lokasi : M-City
    Registration date : 18.09.08

    Re: Ibuku hanya Memiliki satu Mata

    Post by whats up on Sun Oct 12, 2008 9:50 am

    dasar anak durhaka
    kek malin kundang aja
    mgk nanti sesudah tua
    dia akan diperlakukan spt itu oleh anak2nya sdr

    chejei
    WarKop Super DIVA
    WarKop Super DIVA

    Female
    Jumlah posting : 1919
    Age : 25
    Lokasi : Medan
    Registration date : 20.09.08

    Re: Ibuku hanya Memiliki satu Mata

    Post by chejei on Sat Oct 25, 2008 3:23 am

    i drop my tears actually.. damn son!!

    Sponsored content

    Re: Ibuku hanya Memiliki satu Mata

    Post by Sponsored content Today at 6:33 pm


      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 6:33 pm